0 Comments

SURABAYA – Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan telak saat bertandang ke markas Borneo FC dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Bajul Ijo takluk dengan skor mencolok 1-5 pada Sabtu (7/3/2026) malam.

Hasil tersebut menjadi pukulan berat bagi tim asal Kota Pahlawan. Anak asuh pelatih Bernardo Tavares sebenarnya sempat memberikan perlawanan, namun efektivitas permainan Borneo FC membuat Persebaya harus pulang tanpa poin.

Dalam pertandingan tersebut, lima gol Borneo FC dicetak oleh Juan Villa (15’ dan 59’), Mariano Peralta (62’), Koldo Obieta (68’), serta Marcos Astina pada masa injury time. Sementara satu-satunya gol balasan Persebaya dicetak oleh Leo Lelis pada menit ke-73.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui bahwa timnya kalah efektif dalam memanfaatkan peluang. Ia juga menilai Borneo FC mampu bermain lebih tajam dan memaksimalkan setiap kesempatan yang didapat sepanjang pertandingan.

Menurut Tavares, sebenarnya Persebaya mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya. Namun buruknya penyelesaian akhir membuat Bajul Ijo gagal memperkecil ketertinggalan lebih banyak.

“Kami memiliki beberapa peluang, tetapi hanya mampu mencetak satu gol. Kami harus melihat kembali pertandingan ini dan melakukan evaluasi terhadap apa yang terjadi di lapangan,” ujar pelatih asal Portugal tersebut usai pertandingan.

Evaluasi dan Tekad Bangkit

Kekalahan telak dari Borneo FC menjadi bahan evaluasi besar bagi tim pelatih Persebaya. Tavares menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit dan memperbaiki berbagai kelemahan, terutama dalam hal organisasi pertahanan dan efektivitas serangan.

Ia menyebut hasil buruk di Samarinda harus dijadikan pelajaran penting bagi seluruh pemain agar tidak terulang pada pertandingan berikutnya.

Selain itu, kapten dan para pemain Persebaya juga mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Namun mereka sepakat untuk segera melupakan kekalahan dan fokus menghadapi laga selanjutnya.

Siap Balas di Laga Kontra Persita

Usai kekalahan tersebut, fokus Persebaya kini beralih ke pertandingan selanjutnya saat menjamu Persita Tangerang. Laga tersebut rencananya akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

Bermain di hadapan ribuan Bonek dan Bonita tentu menjadi motivasi tambahan bagi skuad Bajul Ijo. Tim asuhan Bernardo Tavares bertekad menjadikan pertandingan tersebut sebagai momentum kebangkitan setelah kekalahan menyakitkan di Samarinda.

Persebaya menargetkan kemenangan saat menghadapi Persita agar kembali ke jalur positif sekaligus memperbaiki posisi di papan klasemen.

Dukungan penuh suporter di Stadion Gelora Bung Tomo diharapkan mampu membakar semangat para pemain seperti Bruno Moreira dan rekan-rekan untuk tampil lebih agresif sejak menit awal pertandingan.

Jika mampu meraih tiga poin di kandang sendiri, Persebaya tidak hanya menghapus luka dari kekalahan telak atas Borneo FC, tetapi juga mengirim pesan bahwa Bajul Ijo masih menjadi salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di kompetisi Super League musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts